Beritagosip.com – Kapten Argentina Lionel Messi berada di ambang pencapaian sejarah luar biasa. Apabila tampil di pertandingan final Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan minggu depan, Messi akan berhasil menyamai prestasi fenomenal yang diraih oleh legenda Brasil Cafu puluhan tahun silam.
Pencapaian spektakuler tersebut adalah berhasil bermain di tiga final Piala Dunia dalam karir. Hingga saat ini, Cafu tetap menjadi pemain satu-satunya yang pernah meraih pencapaian tersebut dalam sejarah turnamen terbesar dunia.
Perjalanan Messi menuju rekor bersejarah ini dimulai dengan kesuksesan Argentina mengalahkan Inggris pada semifinal yang berlangsung Kamis dini hari kemarin. Pertandingan yang digelar di Atlanta berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk tim Tango, meskipun sempat tertinggal lebih dulu. Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez menjadi pencetak gol yang membawa Argentina lolos ke babak puncak, sedangkan Anthony Gordon mencetak satu gol untuk Inggris.
Dalam laga ketat tersebut, Messi menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin tim dengan menciptakan dua assist gemilang untuk kedua pemain pencetak gol Argentina. Performa tersebut sekali lagi membuktikan bahwa meski usianya sudah memasuki 39 tahun, sang kapten masih memegang peranan krusial dalam mesin permainan Argentina.
Cafu telah mengukir namanya dalam sejarah sepak bola dunia ketika berhasil tampil di tiga edisi final Piala Dunia bersama Brasil. Turnamen pertama adalah Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, lalu 1998 di Perancis, dan yang terakhir 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Dari tiga kesempatan emas tersebut, bek legendaris itu berhasil membawa Brasil meraih juara sebanyak dua kali, yaitu pada 1994 dan 2002, sementara pada 1998 Perancis berhasil mengalahkan Brasil.
Meski rekor Cafu selama ini terasa sulit tertandingi, kini Messi memiliki peluang nyata untuk bergabung dengan klub eksklusif tersebut. Keputusan pelatih Argentina, Lionel Scaloni, hampir dapat dipastikan akan menempatkan Messi di laga puncak minggu depan, mengingat pentingnya peran kapten tersebut untuk tim.
Statistik performa Messi di turnamen kali ini juga menunjukkan konsistensinya. Dengan delapan gol sebagai pencetak terbanyak sementara ini dan empat assist, Messi telah menjadi pilar utama yang mendorong Argentina mencapai babak akhir. Kombinasi pengalaman bertahun-tahun dan kemampuan bermain masih puncak membuat Messi sangat diandalan oleh Scaloni.
Catatan Messi sebelumnya dalam final Piala Dunia telah meninggalkan jejak mendalam dalam sejarah sepak bola. Pada 2014 di Brasil, Argentina harus menerima kekalahan dari Jerman dalam pertandingan yang sangat ketat. Kemudian, delapan tahun kemudian di Qatar 2022, Messi akhirnya berhasil mengangkat piala tertinggi setelah mengatasi Perancis dalam drama adu penalti.
Jika Messi berhasil tampil di final yang akan berlangsung di Stadion New York New Jersey pada Senin (20/7) dini hari WIB, maka penghargaan terbesar akan menjadi miliknya. Pertandingan akan mempertemukan Argentina dengan Spanyol, yang telah lebih dulu mengamankan tiket final setelah mengalahkan Perancis dengan skor 2-0 pada semifinal.