Beritagosip.com – Sejumlah media asing menyoroti reshuffle kabinet Prabowo yang digelar Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10). Perombakan itu menggantikan 17 menteri dan pejabat, termasuk menteri luar negeri dan Kapolri.
Media Malaysia, The Star, menulis bahwa Prabowo mengganti Menlu Sugiono dengan diplomat karier, Arrmanatha Christiawan Nasir. Pria yang akrab disapa Tata itu sebelumnya menjabat wakil menteri luar negeri. Sementara itu, Sugiono akan menduduki kursi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Dipicu protes kebijakan luar negeri
The Star memahami bahwa pergantian ini muncul setelah publik memprotes kebijakan luar negeri pemerintahan Prabowo. Salah satu yang ditentang adalah keputusan bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP), terutama setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran. BoP sendiri merupakan badan bentukan Presiden AS Donald Trump untuk mengawal stabilisasi Jalur Gaza pascaperang.
Kapolri ikut diganti
Media Singapura, Channel News Asia (CNA), menyebut perombakan ini sebagai reshuffle terbesar Prabowo. CNA melaporkan bahwa Prabowo menunjuk Suyudi Ario Seto, kepala Badan Narkotika Nasional, sebagai Kapolri baru. Listyo Sigit Prabowo kemudian menjadi kepala kantor staf kepresidenan.
South China Morning Post (SCMP) mengangkat topik serupa. Media China itu mengingatkan bahwa reshuffle terjadi tak lama setelah Prabowo mencopot Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 14 September.
Menurut SCMP, analis menilai Prabowo selama ini mendominasi peran menlu sehingga Sugiono kurang menonjol. Analis BRIN Dewi Fortuna Anwar berharap Arrmanatha, yang lama berkarier sebagai diplomat, bisa tampil lebih tegas.
Dasar pelantikan
Pelantikan berlandaskan Keputusan Presiden Nomor 104/P/2026 dan Nomor 105/P/2026. Selain menlu dan Kapolri, perombakan menyentuh menteri ESDM, menteri politik dan keamanan, ketua Ombudsman RI, serta wakapolri.