Beritagosip.com – Polisi Bolivia menangkap Jaksa Agung Bolivia, Roger Mariaca, dua hari setelah Amerika Serikat membatalkan visanya. Washington menuduh Mariaca terlibat dengan kartel narkoba.
Seorang sumber di Kementerian Pemerintahan membenarkan kabar tersebut kepada AFP. “Penangkapan Jaksa Agung Mariaca terkonfirmasi,” katanya.
Jaksa Santa Cruz ikut ditangkap
Selain Mariaca, media lokal melaporkan bahwa Jaksa Santa Cruz, Alberto Zeballos, juga ditangkap. Namanya masuk daftar yang dirilis Kementerian Luar Negeri AS pekan ini.
Daftar itu memuat nyaris 20 orang. Washington menuduh mereka berhubungan dengan perdagangan narkoba atau berkonspirasi melawan pemerintah.
Kantor kejaksaan digerebek
Sebuah video di media sosial memperlihatkan polisi menggerebek kantor kejaksaan di Sucre. Kepala komunikasi kantor kejaksaan, Claudia Pardo, mengecam tindakan itu. “Kami mengecam di hadapan seluruh rakyat Bolivia invervensi ini yang dilakukan secara ilegal,” ujarnya.
Hingga kini, Kejaksaan Agung dan kejaksaan Santa Cruz belum memberikan pernyataan soal penangkapan tersebut.
Tuduhan AS dan bantahan
Sebelumnya, AS menyatakan Mariaca menerima suap untuk memuluskan perdagangan narkoba. Menurut Washington, ia juga membantu para kriminal lolos dari jerat hukum.
Kejaksaan Agung membantah tuduhan itu. Dalam pernyataan pada Senin (27/9), lembaga tersebut menyebut langkah AS sebagai campur tangan dan tekanan politis.