Beritagosip.com – Menlu Arrmanatha Nasir atau Tata menegaskan diplomasi Indonesia harus sampai ke meja makan rakyat. Ia menyampaikannya dalam konferensi pers di Gedung Palapa, Kemlu, Senin (12/10). Konferensi itu digelar beberapa jam setelah serah terima jabatan dari Menlu sebelumnya, Sugiono.
“Diplomasi akan terus kita arahkan untuk mendukung ketahanan nasional dengan memajukan agenda transformasi besar dan strategis Bapak Presiden Prabowo,” kata Tata.
Ukuran yang Sederhana
Menurut Tata, prioritas pembangunan nasional menjadi prioritas pertama dan utama diplomasi Indonesia. “Ukurannya sederhana. Diplomasi harus terasa sampai di meja makan rakyat,” ujarnya.
Artinya, diplomasi ikut bekerja untuk ketahanan pangan dan energi, transformasi digital, industri pertahanan, perdagangan dan investasi, kesehatan, serta kedaulatan maritim.
Kerja Sama Bilateral
Di bawah kepemimpinan Tata, Indonesia akan meningkatkan kerja sama bilateral demi hasil nyata bagi prioritas pembangunan. Ia mencontohkan dukungan bagi swasembada pangan. Indonesia bekerja sama dengan Korea Selatan dan Jepang untuk meningkatkan produksi beras. Selain itu, pengusaha Vietnam berinvestasi mengembangkan peternakan sapi perah raksasa di Indonesia.
Kemlu juga meningkatkan hubungan dengan Thailand dan Mesir menjadi strategic partnership. Sementara itu, hubungan dengan Vietnam dan Prancis naik menjadi comprehensive strategic partnership tahun ini.