Beritagosip.com – Pemimpin Hong Kong John Lee membungkuk meminta maaf atas kebakaran mematikan di kompleks hunian Wang Fuk Court, distrik Tai Po, November 2025, yang menewaskan 168 orang.
Permintaan maaf itu disampaikan Kamis (29/10), bertepatan dengan perilisan laporan investigasi independen setebal lebih dari 1.000 halaman. Empat departemen pemerintah dinyatakan turut bertanggung jawab.
“Sebagai kepala eksekutif dan pimpinan pemerintahan, saya merasa sangat sedih,” ujar Lee.
Ia kemudian membungkuk bersama tujuh pejabat lain sebagai penyesalan resmi.
“Atas nama pemerintah Daerah Administratif Khusus (SAR), saya menyampaikan permohonan maaf kepada para korban dan masyarakat luas,” katanya.
Keluhan Setahun Diabaikan
Laporan itu menemukan tidak ada departemen yang efektif menangani persoalan keselamatan, padahal warga mengeluhkan bahaya renovasi selama lebih dari setahun.
“Kebakaran memang telah dipadamkan, namun reformasi baru saja dimulai,” demikian bunyi laporan tersebut.
Api melanda tujuh gedung apartemen 31 lantai yang saat itu tengah direnovasi, tertutup jaring pelindung debu dan scaffolding. Penyebabnya diduga puntung rokok.
Peristiwa ini menjadi kebakaran paling mematikan di Hong Kong sejak 1948 dan memaksa ribuan penghuni mengungsi.
Lee juga mengumumkan pengunduran diri Sekretaris Perumahan Winnie Ho, pejabat pertama yang mundur akibat tragedi tersebut.