Beritagosip.com – Netanyahu desak Trump lagi. PM Israel itu dilaporkan meminta Presiden AS Donald Trump menyerang Iran sesaat setelah pemilu paruh waktu AS pada Selasa (3/11).
Sumber AS dan Israel kepada Axios menyebut desakan itu disampaikan lewat telepon pada Sabtu (31/10), membahas perkembangan negosiasi dan kemungkinan menyerang Teheran kembali.
Sumber Israel menyebut percakapan itu alot karena Trump sejauh ini ingin mengedepankan negosiasi ketimbang operasi ofensif. Gedung Putih dan kantor Netanyahu menolak berkomentar.
Ini bukan pola baru: Trump sebelumnya menjalankan negosiasi sambil menyiapkan serangan besar untuk melemahkan Teheran pada Februari 2026 dan Juni 2025.
Pekan lalu, Wapres JD Vance mengirim surat kepada Kepala Dewan Keamanan Nasional Iran Mohsen Rezaei mengajak kembali ke meja perundingan. Trump pun menyebut pembicaraan berjalan baik, meski tetap mengancam situs nuklir.
“Kami bisa mengurusnya dalam 10 menit. Kami sudah merencanakannya. Anda bisa lihat Gunung Pickaxe. Kami perlu mengatasinya. Kami bisa melakukannya dengan sangat cepat,” ucap Trump.
Menlu Iran Abbas Araghchi pada Minggu (1/11) menegaskan belum ada kesepakatan apa pun dan semuanya bergantung jawaban AS.
“Kami melakukan segala upaya dalam hal ini dan berharap pihak sana menunjukkan rasionalitas yang cukup untuk memilih diplomasi daripada hal lain,” ujar Araghchi.