Beritagosip.com – Data pribadi adalah aset berharga yang rentan disalahgunakan di era AI — dari peretasan, doksing, spam, hingga pencurian identitas. Nama lengkap, nomor KTP, telepon, rekening, dan alamat rumah yang kerap diminta saat registrasi perlu diamankan.
Berikut 10 cara melindunginya:
- Ganti password berkala, misalnya tiap tiga bulan.
- Pakai password berbeda di tiap platform agar kebocoran satu akun tak merembet.
- Hindari password mudah seperti 12345 atau tanggal lahir; kombinasikan huruf, angka, dan simbol.
- Waspadai WiFi publik — jangan belanja daring atau buka m-banking di jaringan itu.
- Gunakan dompet digital ketimbang kartu fisik untuk transaksi harian.
- Aktifkan 2FA di aplikasi dan layanan yang mendukung.
- Pasang antivirus terbaru untuk menahan malware.
- Jangan sembarang klik link meski dari orang terpercaya — bisa jadi phishing.
- Jaga kode OTP — jangan pernah membagikannya ke siapa pun.
- Selektif memberi data — periksa dulu platform yang meminta data pribadi kamu.
Phishing bekerja dengan mengelabui target lewat email, medsos, atau aplikasi pesan dan mengarahkan ke halaman palsu. Kode OTP sifatnya personal — siapa pun yang memintanya patut dicurigai.