Beritagosip.com – Hasil survei Poltracking terkait elektabilitas calon presiden menempatkan Presiden Prabowo Subianto di posisi teratas dibandingkan kandidat lainnya.
Dalam survei tersebut, Prabowo mencatat elektabilitas sebesar 32,9 persen. Angka ini menunjukkan keunggulan yang cukup signifikan dibandingkan nama lain dalam bursa capres.
Posisi berikutnya diisi oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan perolehan 13,5 persen. Sementara itu, Anies Baswedan berada di bawahnya dengan elektabilitas 9,2 persen, menjadikan persaingan di posisi kedua cukup ketat.
Survei ini menggunakan pertanyaan utama terkait pilihan responden jika pemilihan presiden dilakukan saat ini. Hasilnya memperlihatkan distribusi dukungan yang cukup beragam.
Di bawah tiga nama teratas, terdapat Gibran Rakabuming dengan elektabilitas 4,2 persen. Ganjar Pranowo menyusul dengan 2,6 persen, sementara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memperoleh 1,9 persen.
Untuk kategori calon wakil presiden, Gibran menempati posisi pertama dengan elektabilitas 26,8 persen. Dedi Mulyadi berada di urutan kedua dengan 8,9 persen, diikuti Mahfud dengan 4,3 persen. AHY memperoleh 3,8 persen dan Anies 3,1 persen.
Selain itu, survei juga mengukur tingkat elektabilitas partai politik. Hasilnya menunjukkan Partai Gerindra berada di posisi teratas dengan raihan 26,1 persen. Angka ini terpaut cukup jauh dari PDIP yang memperoleh 15,4 persen di posisi kedua.
Partai lain yang masuk dalam daftar antara lain Golkar dengan 9,0 persen, PKB 8,1 persen, PKS 5,9 persen, Partai Demokrat 5,6 persen, NasDem 5,5 persen, serta PAN sebesar 2,0 persen.
Survei Poltracking dilaksanakan pada 2 hingga 8 Maret 2025 dengan melibatkan 1.220 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan wawancara tatap muka.
Margin of error dalam survei ini tercatat sebesar kurang lebih 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. Hasil tersebut memberikan gambaran terkini mengenai peta elektabilitas capres dan partai politik di Indonesia.