Beritagosip.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan rasa kekhawatiran mendalam karena Indonesia masih belum berhasil lolos ke ajang Piala Dunia. Keresahan tersebut disampaikan oleh Prabowo pada saat acara peluncuran bahan bakar minyak jenis baru B50 yang digelar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada hari Kamis (8/7).
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa Indonesia wajib menemukan strategi efektif agar mampu tampil di penyelenggaraan sepak bola terbesar di tingkat global tersebut. Presiden mengakui bahwa meskipun negara telah mencapai kemajuan dalam berbagai aspek, pencapaian di dunia sepak bola internasional masih menjadi tantangan serius yang perlu diselesaikan.
“Hal yang masih menjadi kesulitan bagi kita semua adalah masuk Piala Dunia. Saya masih merasa resah, jujur saja saya resah. Kita sudah mampu menghasilkan B50 namun tidak berhasil memasuki Piala Dunia, saya masih tidak puas,” ungkap Prabowo dengan tegas dalam pidatonya.
Presiden lebih lanjut menekankan bahwa sepak bola bukanlah sekadar permainan biasa, melainkan representasi kehormatan nasional yang harus dijaga dengan serius. Prabowo mengingatkan semua pihak agar tidak meremehkan pentingnya pencapaian olahraga ini bagi citra dan prestise bangsa Indonesia di panggung internasional.
Dalam momen yang sama, Prabowo melakukan candaan dengan meminta agar Boy Thohir, seorang pengusaha yang juga kakak dari Erick Thohir, menyampaikan pesan kepada adiknya mengenai urgensitas membawa delegasi Timnas Indonesia mencapai Piala Dunia. Candaan presiden tersebut menunjukkan harapan tinggi yang dibebankan kepada Erick Thohir dalam menjalankan misinya.
Erick Thohir saat ini memegang jabatan ganda sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan masa bakti hingga tahun 2027. Selain itu, Erick juga bertugas sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dalam kabinet pemerintahan saat ini. Posisi strategis ini memberikan pengaruh besar dalam pengembangan sepak bola nasional.
Prabowo kemudian mengajukan pertanyaan kepada seluruh jajaran pemerintahan, khususnya menteri keuangan, mengenai hal-hal apa saja yang diperlukan agar Indonesia mampu menembus Piala Dunia. Pertanyaan tersebut mencerminkan komitmen presiden dalam mendukung target ambisius membawa tim nasional ke panggung dunia.
Selama ini, Timnas Indonesia memiliki potensi untuk melangkah lebih jauh dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 di zona Asia. Meskipun Tim Garuda mampu bertarung hingga babak keempat dalam kompetisi kualifikasi, akhirnya mereka harus menerima kekalahan setelah bersaing dengan Arab Saudi dan Irak.