Beritagosip.com – Lembaga meteorologi dan geofisika nasional melaporkan kejadian guncangan tanah di wilayah Bantul, Yogyakarta pada sore hari dalam waktu yang telah ditentukan. Peristiwa seismik ini menghasilkan energi yang terukur pada skala magnitudo 3,5.
Pejabat dari lembaga geofisika nasional yang memimpin stasiun pengamatan di Sleman memberikan rincian detail tentang peristiwa ini. Guncangan terjadi pada pukul 17.20 menurut waktu setempat. Hasil analisis menunjukkan bahwa energi yang terlepas memiliki besaran magnitudo 3,5 dengan pusat gempa berada pada koordinat geografis 7,88 Lintang Selatan dan 110,45 Bujur Timur.
Pusat guncangan ini berada di darat dengan jarak kurang lebih 11 kilometer mengarah ke arah timur laut dari Bantul, dengan kedalaman hiposenter mencapai 21 kilometer. Jenis guncangan yang terjadi termasuk kategori gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas pada struktur geologi Sesar Opak.
Guncangan yang dihasilkan dapat dirasakan di berbagai zona geografis. Di Bantul dan pusat kota Yogyakarta, intensitas guncangan mencapai tingkat III pada skala Modified Mercalli Intensity, yang berarti getaran dapat dirasakan seperti ada kendaraan berat yang melintas. Di zona lainnya termasuk Kulon Progo, Sleman, Klaten, Solo, dan Magelang, intensitas guncangan hanya mencapai level II MMI.
Lembaga ini menegaskan bahwa hingga waktu pengumuman ini dikeluarkan, belum ada laporan dampak kerusakan signifikan yang diakibatkan oleh peristiwa seismik tersebut. Pemantauan yang dilakukan hingga pukul 17.39 menunjukkan tidak ada kejadian gempa susulan atau aftershock yang tercatat.
Himbauan Keselamatan
Pejabat dari lembaga geofisika mendesak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum dapat diverifikasi keakuratannya. Masyarakat diminta untuk menghindari struktur bangunan yang menunjukkan tanda-tanda retakan atau kerusakan akibat peristiwa seismik ini.
Sebelum kembali memasuki bangunan tempat tinggal, masyarakat direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan struktur bangunan cukup tahan terhadap guncangan gempa dan tidak mengalami kerusakan yang dapat mengancam stabilitas konstruksi.
Pejabat lembaga geofisika juga mengingatkan masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai gempa bumi hanya dari saluran komunikasi resmi yang telah ditentukan, termasuk saluran media sosial resmi, portal website resmi, sistem peringatan dini nasional, dan aplikasi mobile resmi dari lembaga.