Beritagosip.com – Praktik eutanasia balita belanda mencapai milestone baru yang menyedihkan. Pemerintah Belanda mengumumkan bahwa suntik mati bayi satu tahun telah dilakukan melalui prosedur resmi tahun lalu.
Insiden ini menandai pertama kalinya Belanda melaksanakan eutanasia anak di belanda sejak negara melegalkan praktik tersebut untuk masalah kesehatan parah. Pejabat Belanda baru mengumumkan peristiwa ini pada Juni lalu tanpa rincian lengkap awalnya.
Pemerintah Belanda merilis laporan resmi bulan ini. Laporan menyebutkan sang bayi lahir prematur. Sang bayi mengalami sepsis berat sejak awal kehidupannya. Dokter mendiagnosa kerusakan otak parah ketika bayi berusia empat bulan. Kondisi kesehatan terus memburuk dengan cerebral palsy. Kemudian epilepsi akut menyerang tubuh sang anak secara progresif.
Bayi mengalami masalah serius dalam sistem pernapasan mereka. Kondisi ini menyebabkan kesulitan mengeluarkan lendir dari paru-paru dan saluran pernapasan secara efektif. Sesak napas terus berlanjut sepanjang waktu tanpa henti. Risiko infeksi saluran pernapasan meningkat sangat signifikan setiap hari.
Laporan resmi menyatakan: “Sepanjang hidup anak tersebut, tidak pernah terjadi perkembangan atau peningkatan atas kondisinya.” Ini menunjukkan prognosis yang sangat buruk dan tanpa harapan kesembuhan.
Orang tua sang bayi meminta dokter anak untuk mengakhiri hidup buah hati mereka. Mereka telah mempertimbangkan kondisi kesehatan secara mendalam. Mereka menyimpulkan tidak ada harapan hidup bagi anaknya. Dokter anak menyetujui permintaan tersebut setelah evaluasi medis yang menyeluruh.
Belanda melegalkan kasus eutanasia pertama balita di usia 1 hingga 12 tahun pada 2024. Negara ini menjadi yang pertama di dunia mengizinkan legalisasi eutanasia anak belanda dengan peraturan ketat pada 2002. Setiap kasus eutanasia harus dilaporkan ke dewan peninjau medis independen untuk verifikasi ketat.
Tahun lalu, Komite Peninjau Eutanasia Regional mencatat 10.341 kematian karena eutanasia di Belanda. Angka ini meningkat 3,8 persen dibanding tahun 2024 sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan praktik eutanasia semakin umum dilakukan di negara tersebut.