Beritagosip.com – Koalisi pimpinan Arab Saudi mengklaim menembak jatuh drone Houthi yang Houthi luncurkan dari wilayah Yaman.
Juru bicara Turki Al-Malki menyebut drone Houthi itu tercegat di atas Riyadh, Madinah, Provinsi Timur, dan wilayah selatan.
“Sebuah drone berhasil dicegat dan dihancurkan di Provinsi Timur,” ujar Al-Malki lewat unggahan di platform X.
Arab Saudi sendiri terus menjadi sasaran serangan Houthi, termasuk serangan yang menyasar Bandara Internasional Riyadh dan mereka sebut paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.
Houthi berulang kali membantah tuduhan Riyadh bahwa mereka meluncurkan drone dan rudal ke wilayah Arab Saudi.
Perang yang Kembali Memanas
Houthi sudah berperang sejak 2014 melawan pemerintah Yaman yang mendapat pengakuan internasional dan Arab Saudi dukung lewat koalisi.
Setelah gencatan senjata empat tahun, pertempuran kembali meletus pada Juli, di tengah konflik AS-Iran yang menyeret kawasan ke krisis. Perang itu sudah menewaskan ratusan ribu orang di salah satu negara termiskin dunia.
Duta Besar Arab Saudi untuk Yaman Mohammed Al Jaber menuduh Houthi mengeksploitasi krisis kemanusiaan dan ekonomi untuk mendanai perang serta menghambat perdamaian.
Lewat unggahan di X pada Selasa (20/10), Al Jaber menyebut kelompok dukungan Iran itu mengalihkan pendapatan negara, termasuk pajak, bea cukai, dan telekomunikasi, sementara gaji pegawai negeri dan layanan dasar terabaikan.
Ia juga menyoroti Taiz, tempat pasukan pemerintah terus menghadapi serangan Houthi. Al Jaber menuduh kelompok itu mengepung warga sipil dan menghambat akses makanan serta obat-obatan.
“Yaman bukan milik Houthi, dan Taiz tidak akan tetap menjadi sandera agenda mereka,” kata Al Jaber.