Beritagosip.com – Stevia pengganti gula pasir makin populer, terlihat dari banyaknya produk pemanis berbahan stevia di pasaran. Namun, benarkah pemanis ini sepenuhnya aman dikonsumsi?
Menurut Healthline, stevia merupakan pemanis alami dari ekstrak daun tanaman Stevia rebaudiana. Orang mengonsumsinya untuk mengurangi asupan gula, menjaga berat badan, atau mengontrol kadar gula darah.
Rasa manisnya berasal dari senyawa steviol glikosida dengan tingkat kemanisan 250-300 kali gula biasa. Karena itu, pemakaiannya cukup sedikit dan hampir tanpa kalori maupun karbohidrat.
Mengganti gula pasir dengan stevia berpotensi memangkas asupan kalori harian. Sebagai gambaran, satu sendok makan atau sekitar 12 gram gula pasir mengandung kurang lebih 45 kalori, sedangkan stevia nyaris tanpa tambahan kalori dalam pemakaian lazim.
Sebuah penelitian terhadap 12 orang dewasa menemukan hasil menarik. Peserta yang menyantap hidangan penutup dengan campuran 50 persen stevia dan 50 persen gula memiliki kadar gula darah 16 persen lebih rendah seusai makan ketimbang kelompok yang menyantap hidangan 100 persen gula.
Kendati begitu, stevia bukan berarti sepenuhnya aman. Banyak produk stevia di pasaran mengandung bahan tambahan seperti perisa, maltodekstrin, atau pemanis buatan lainnya.
Konsumen perlu cermat membaca label kemasan dan jangan hanya terpaku pada klaim bebas gula, nol kalori, atau berbahan alami. Periksa daftar komposisi agar tidak terkecoh bahan tambahan yang tidak diinginkan.
Stevia pengganti gula memang bisa membantu mengurangi asupan gula tambahan. Namun, pemanis pengganti sebaiknya tidak membuat seseorang makin bergantung pada rasa manis.
Selain itu, membiasakan lidah menikmati makanan dan minuman dengan tingkat kemanisan lebih rendah juga penting. Dengan begitu, lidah tidak terus terbiasa dengan rasa manis kuat, baik dari gula pasir maupun pemanis alternatif.