Beritagosip.com – Ancaman bom palsu mengacaukan langit Eropa. Hampir 30 penerbangan di sejumlah negara terganggu pada Kamis (5/11), memaksa pendaratan darurat dan pengawalan jet tempur — sepekan setelah tujuh penerbangan dan sebuah kapal pesiar menerima ancaman serupa.
Surel berjudul “Threat Report” dikirim ke maskapai, operator bandara, dan penyedia layanan, termasuk ke Bandara Fiumicino Roma dan Malpensa Milan. Pengirim mengaku dari kelompok “fighters of the Male State” dan mengklaim perangkat di pesawat dari Helsinki dan Dublin akan meledak dalam 60 menit. “Hari ini langit kalian akan berubah menjadi merah,” tulis pesan itu.
Blogger Rusia Vladislav Pozdnyakov, pendiri gerakan Male State yang sudah dibubarkan, membantah terlibat.
“Siapa pun yang saat ini mendalangi provokasi di negara-negara Uni Eropa dengan mengatasnamakan ‘merek’ ini sebenarnya hanya bertindak demi kepentingan pribadi-ibarat mengibarkan bendera pihak lain,” tulisnya via Telegram.
Jet Tempur Diturunkan
Prancis mengerahkan jet tempur mencegat Aer Lingus Dublin-Roma ke pangkalan udara Evreux. Bulgaria mengawal tiga pesawat, termasuk Ryanair London-Sofia yang dialihkan ke Plovdiv. Rumania mencatat ancaman pada KLM tujuan Tel Aviv, Spanyol menerima tiga surel dalam 20 menit terhadap Air Europa dan Iberia, Polandia menghentikan LOT di landasan, dan Denmark memeriksa dua pesawat di Kopenhagen.
Belum ada klaim tanggung jawab terverifikasi. Kepala kelompok keamanan penerbangan Dyami, Eric Schouten, menilai polanya bisa meniru aksi terdahulu atau serangan hibrida terkoordinasi.
“Dalam situasi seperti ini, atau dalam kasus serangan sabotase lainnya, sangat sulit untuk membuktikan keterlibatan negara tertentu. Namun, pola ini sesuai dengan modus operandi yang ada,” ujarnya.