Beritagosip.com – Mimi Yuliana Maeloa, cucu dari mendiang miliarder Indonesia Eka Tjipta Widjaja, dikabarkan membeli sebuah bungalo mewah senilai 19 juta dolar AS atau setara Rp309 miliar di Singapura.
Properti elite itu berada di Chatsworth Avenue, tak jauh dari jantung kota Orchard Road. Luas bangunannya mencapai 767 meter persegi dan sebelumnya dimiliki oleh Raymond Phee, CEO dari perusahaan distribusi alat listrik dan alat tulis.
Properti Kelas Tertinggi di Singapura
Bungalo tersebut tergolong Good Class Bungalow (GCB), yakni kelas properti paling bergengsi di Singapura. Sesuai regulasi setempat, GCB hanya boleh berdiri di atas lahan minimal 1.400 meter persegi dan tidak boleh lebih dari dua lantai.
GCB menjadi incaran para miliarder dan taipan, dengan hanya 2.800 unit tersebar di 39 area eksklusif. Tak heran jika properti ini kian populer sejak 2024.
Beberapa pembelian GCB besar lainnya meliputi:
- Liqian Ma, istri Forrest Li (pendiri Sea Group), membeli bungalo di Gallop Road seharga 42,5 juta dolar Singapura (Rp538 miliar).
- Glenn Kuok, keponakan CEO Wilmar International, membeli GCB di Astrid Hill seharga 49 juta dolar Singapura (Rp622 miliar).
- Rekor harga tertinggi dipegang oleh Diona Teh, putri mendiang taipan Malaysia Teh Hong Piow, yang membeli properti di Tanglin Hill dengan harga Rp78 juta per kaki persegi.
Cucu Sinar Mas, Kini Berkarier di Finansial
Dikutip dari South China Morning Post, Maeloa merupakan warga negara Singapura dan anak dari Sukmawati Widjaja (Oei Siu Hoa), salah satu putri Eka Tjipta.
Sukmawati merupakan bagian penting dalam ekspansi Sinar Mas Group, yang membentang dari industri pulp and paper, keuangan, hingga real estate.
Mimi Maeloa sendiri sempat bekerja di lembaga-lembaga investasi besar seperti Goldman Sachs. Sejak 2010, ia menjabat sebagai direktur di Top Global, serta direktur di perusahaan keluarga SW Management.