Beritagosip.com – Mobil listrik bekas kini menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan ramah lingkungan. Meski begitu, pembeli harus lebih cermat agar tidak menanggung biaya perbaikan besar di kemudian hari.
Langkah pertama adalah memastikan riwayat kendaraan bebas dari banjir dan tabrakan. Mobil bekas banjir berisiko rusak pada sistem kelistrikan, termasuk baterai, inverter, dan motor penggerak. Sementara mobil bekas tabrakan parah bisa memiliki kerusakan pada rangka yang sulit diperbaiki sempurna.
Baterai menjadi komponen terpenting yang wajib diperiksa. Biaya penggantian baterai mobil listrik bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah, tergantung jenis dan kapasitasnya. Pemeriksaan di bengkel resmi diperlukan untuk memeriksa kesehatan baterai, kapasitas state of health (SOH), dan sistem pendinginnya.
Menurut Andi, pemilik showroom Jordy Motor, pengecekan menyeluruh di bengkel resmi membantu mendeteksi masalah sejak dini. Hal senada diungkapkan Agus dari Auto Haus, yang menekankan pentingnya memeriksa motor listrik serta riwayat penggunaan kendaraan.
Pengisian daya yang tidak sesuai standar dan perjalanan jarak jauh berulang dapat mempengaruhi umur baterai. Oleh karena itu, riwayat servis perlu dicek di buku perawatan atau sistem service record diler resmi.
Dengan pemeriksaan teliti dan mempertimbangkan riwayat kendaraan, pembeli dapat meminimalkan risiko, sekaligus mendapatkan mobil listrik bekas yang layak pakai dan aman digunakan.