Beritagosip.com Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diperkirakan mengawali pekan dengan kecenderungan menguat pada perdagangan Senin (23/2). Proyeksi tersebut muncul seiring peluang lanjutan tren positif yang masih terbuka, meski risiko koreksi tetap perlu diperhatikan pelaku pasar.
Analis Teknikal dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyampaikan bahwa IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan selama mampu bertahan di atas level 8.170. Ia menilai pergerakan tersebut berpotensi mengarah ke target kenaikan 8.440 hingga 8.503 sebagai bagian dari wave (c) dari wave [x].
Namun demikian, Herditya menegaskan bahwa potensi koreksi belum sepenuhnya tertutup. Tekanan penurunan disebut masih dapat terjadi dengan area koreksi berada di kisaran 8.059 sampai 8.119.
Ia menjelaskan bahwa dalam skenario terbaik, IHSG yang mampu bertahan di atas 8.170 masih berpeluang melanjutkan penguatan ke rentang target tersebut. Meski begitu, kewaspadaan terhadap potensi koreksi jangka pendek tetap diperlukan oleh investor.
Berdasarkan sentimen itu, Herditya memproyeksikan pergerakan IHSG berada pada level support 8.170 dan 8.025. Sementara itu, area resistance diperkirakan berada di kisaran 8.408 dan 8.596 pada perdagangan hari ini. Ia juga merekomendasikan sejumlah saham yang patut dicermati, yakni BIRD, BRMS, INCO, dan NICL.
Sementara itu, Analis dari Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menilai bahwa indeks saham masih mengalami koreksi pada penutupan perdagangan pekan lalu. Ia menyebut IHSG bergerak di bawah garis Simple Moving Average 20 hari atau SMA-20.
Ivan menjelaskan bahwa selama indeks tidak turun menembus level Fibonacci 8.179, IHSG masih berpeluang kembali menguji area resistance di 8.377. Kondisi tersebut membuka ruang pemulihan dalam jangka pendek.
Sebaliknya, apabila level 8.179 ditembus ke bawah, tekanan lanjutan berpotensi terjadi. Dalam skenario ini, IHSG disebut dapat menguji area support berikutnya di level 8.071.
Ia memprediksi pergerakan IHSG hari ini berada pada level support 8.179, 8.071, 7.809, dan 7.617. Sementara itu, area resistance diperkirakan berada di level 8.377, 8.596, dan 8.837. Ivan juga merekomendasikan saham ADRO, ANTM, CPIN, KLBF, dan MBMA untuk diperhatikan investor.
Pada penutupan perdagangan Jumat (20/2) sore, IHSG ditutup di level 8.271. Indeks saham tercatat melemah 2,31 poin atau turun 0,03 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Mengutip data dari RTI Infokom, nilai transaksi investor tercatat mencapai Rp20,31 triliun. Jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 45,74 miliar lembar pada hari tersebut.
Pada penutupan pekan lalu, pergerakan saham menunjukkan 267 saham menguat, 381 saham mengalami koreksi, dan 171 saham bergerak stagnan.