Beritagosip.com Perang Pakistan-Afghanistan kembali mencuat setelah serangan udara Islamabad menghantam Kabul pada Jumat (27/2/2026). Serangan udara Islamabad memicu konflik Pakistan Afghanistan yang langsung memasuki fase terbuka. Situasi ini mendorong Iran tawarkan mediasi guna meredakan eskalasi Pakistan Afghanistan yang kian tajam.
Perang Pakistan-Afghanistan meledak ketika pasukan Islamabad menggempur sejumlah titik di Kabul. Langkah tersebut memperparah konflik Pakistan Afghanistan yang sebelumnya sudah memanas. Iran tawarkan mediasi sebagai respons cepat atas eskalasi Pakistan Afghanistan yang mengancam stabilitas kawasan.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan kesiapan negaranya membantu dialog kedua pihak. Ia menegaskan Iran tawarkan mediasi untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama. Pernyataan itu disampaikan melalui platform X dan dikutip AFP.
Iran berbatasan langsung dengan Pakistan dan Afghanistan. Teheran menjalin hubungan erat dengan Islamabad serta membuka komunikasi dengan otoritas Taliban. Namun, Iran belum mengakui pemerintahan Taliban secara resmi. Saat konflik Pakistan Afghanistan pecah pada Oktober 2025, Iran tawarkan mediasi serupa untuk menahan eskalasi Pakistan Afghanistan.
Hubungan kedua negara tetangga itu terus memburuk sejak bentrokan mematikan pada Oktober 2025. Lebih dari 70 orang tewas dari kedua belah pihak. Penutupan sebagian besar jalur perbatasan darat memperdalam konflik Pakistan Afghanistan. Situasi tersebut menjadi latar belakang Perang Pakistan-Afghanistan terbaru.
Islamabad menuding Kabul tidak menindak kelompok militan yang menyerang wilayah Pakistan. Tuduhan itu dibantah Taliban. Sebagian besar serangan di Pakistan diklaim Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP). Kelompok itu meningkatkan aksi sejak Taliban kembali berkuasa di Kabul pada 2021.
Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar menyatakan target serangan mencakup pertahanan Taliban di Kabul, Paktia, dan Kandahar. Pernyataan itu menegaskan perluasan operasi dalam Perang Pakistan-Afghanistan. Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif menyebut konfrontasi telah memasuki fase serius. Ia menegaskan kesabaran Pakistan telah habis dan menyebut perang terbuka kini berlangsung.
Pengamat Asia Selatan Michael Kugelman menilai situasi ini sebagai eskalasi berbahaya. Menurutnya, serangan terbaru menandai peningkatan signifikan dalam konflik Pakistan Afghanistan. Ia juga menyoroti kemungkinan perluasan target Pakistan, bukan hanya terhadap TTP tetapi juga terhadap rezim Taliban.
Perang Pakistan-Afghanistan kini memasuki tahap yang lebih kompleks. Serangan udara Islamabad memperbesar risiko eskalasi Pakistan Afghanistan yang lebih luas. Dalam kondisi ini, Iran tawarkan mediasi sebagai upaya menekan konflik Pakistan Afghanistan agar tidak berkembang menjadi krisis regional yang lebih dalam.