Beritagosip.com Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan telah memanggil duta besar Iran menyusul tuduhan serangan yang diarahkan ke wilayah kerajaan. Langkah ini diambil setelah Riyadh menilai Teheran melakukan tindakan agresif terhadap Arab Saudi dan sejumlah negara Teluk lainnya.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui platform X, kementerian menyebut pemanggilan dubes Iran dilakukan sebagai respons atas serangan berani Iran. Serangan tersebut diklaim menargetkan Arab Saudi serta negara-negara yang disebut sebagai saudara. Arab Saudi panggil dubes Iran sebagai bentuk sikap diplomatik atas meningkatnya eskalasi kawasan.
Sementara itu, negara-negara Teluk bergerak cepat dengan menggelar pertemuan darurat. Menurut laporan Al Jazeera, seorang sumber di kawasan Teluk menyampaikan bahwa konferensi video menteri luar negeri Dewan Kerja Sama Teluk akan dilaksanakan hari ini. Pertemuan tersebut digelar untuk merespons situasi yang berkembang di Iran.
Dewan Kerja Sama Teluk atau GCC merupakan aliansi politik dan ekonomi enam negara di Semenanjung Arab. Anggota GCC terdiri dari Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Aliansi ini kerap menjadi forum koordinasi dalam menghadapi krisis regional.
Perang Iran Israel bersama sekutunya, Amerika Serikat, kini memasuki hari kedua. Serangan awal dilancarkan Amerika dan Israel pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Operasi militer tersebut menyasar berbagai target strategis di Iran.
Serangan Amerika Israel disebut mengenai fasilitas militer, kompleks pemimpin Iran, serta sasaran sipil. Dalam gelombang serangan pertama, ratusan warga sipil Iran dilaporkan menjadi korban. Anak-anak dan perempuan termasuk di antara korban serangan tersebut.
Sedikitnya 20 provinsi di Iran dilaporkan terkena serangan rudal. Serangan Amerika Israel juga diklaim menewaskan sejumlah tokoh penting Iran. Salah satu korban yang disebut adalah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Khamenei.
Tokoh lain yang dilaporkan tewas mencakup Komandan IRGC Mayor Jenderal Mohammad Pakpour. Sekretaris Dewan Pertahanan Iran, Ali Shamkhani, juga disebut menjadi korban. Menteri Pertahanan Iran, Aziz Nasirzadeh, turut masuk dalam daftar tersebut.
Selain itu, sejumlah pejabat intelijen dan penelitian Iran dilaporkan tewas. Mereka antara lain Saleh Asadi, Hossein Jabal Amelian, dan Reza Mozaffari-Nia. Penghubung pertahanan senior Iran, Mohammed Shirazi, juga dilaporkan meninggal dunia.
Serangan Amerika dan Israel turut menewaskan anggota keluarga Khamenei. Putri, menantu, serta cucu Khamenei disebut termasuk di antara korban. Informasi ini memperkuat eskalasi konflik yang terjadi.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan ke Israel dan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat. Target serangan balasan mencakup negara-negara Teluk seperti Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Serangan ke negara Teluk ini memicu kekhawatiran regional.
Negara Teluk lain yang turut menjadi sasaran rudal Iran meliputi Oman dan Irak. Kondisi ini mendorong respons negara Teluk secara kolektif melalui GCC. Arab Saudi panggil dubes Iran menjadi salah satu sinyal tegas atas meningkatnya konflik kawasan.