Beritagosip.com – Eks Presiden Iran Ahmadinejad dikabarkan tewas menyusul serangan AS-Israel yang menyasar tokoh senior dan fasilitas militer Iran. Informasi tersebut segera dibantah oleh pihak terdekat Mahmoud Ahmadinejad yang menegaskan sang mantan Presiden Iran masih hidup.
Seorang ajudan dekat Mahmoud Ahmadinejad menyampaikan klarifikasi kepada Anadolu Agency pada Minggu (1/3). Ia menyatakan terus berkomunikasi dengan Ahmadinejad dan memastikan kondisinya aman. Pernyataan itu disampaikan secara anonim kepada kantor berita tersebut.
Meski demikian, sumber itu mengungkapkan bahwa sebuah bagian bangunan di lokasi tempat tinggal Mahmoud Ahmadinejad ikut terdampak serangan AS-Israel. Serangan tersebut tidak menyasar kediaman pribadinya secara langsung.
Ajudan tersebut menjelaskan bahwa tiga pengawal Ahmadinejad yang merupakan anggota Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) tewas. Kediaman pribadi mantan Presiden Iran itu berada sekitar 100 meter dari bangunan yang terkena serangan dan tidak menjadi target.
Sebelumnya, Eks Presiden Iran Ahmadinejad sempat dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel-AS pada akhir pekan lalu. Isu tersebut menyebar luas dan menimbulkan spekulasi mengenai kondisi tokoh politik tersebut.
Tidak hanya dari pihak ajudan, partai politik Ahmadinejad, Dolate Bahar, juga menyampaikan bantahan resmi. Partai itu menegaskan bahwa Mahmoud Ahmadinejad masih hidup dan kabar kematiannya tidak benar.
Kantor berita Iran Iranian Labour News Agency (ILNA) sebelumnya melaporkan bahwa pria berusia 69 tahun itu tewas dalam serangan udara di Teheran. Laporan tersebut menyebut Ahmadinejad meninggal di kediamannya di wilayah Teheran timur bersama seorang pengawal.
Namun hingga tahap awal, belum memungkinkan untuk melakukan verifikasi independen terhadap laporan yang saling bertentangan tersebut. Perbedaan informasi membuat situasi semakin tidak pasti.
Dalam pernyataan resminya, Dolate Bahar menyatakan bahwa laporan mengenai gugurnya Dr. Ahmadinejad dalam serangan Amerika-Israel adalah keliru. Pernyataan itu dipublikasikan melalui situs resmi partai.
Sementara itu, kantor berita Iranian Students’ News Agency (ISNA) juga memuat pernyataan Mahmoud Ahmadinejad terkait kematian pemimpin spiritual tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Informasi tersebut diumumkan oleh televisi pemerintah pada malam hari yang sama.