Beritagosip.com Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksi melemah pada perdagangan Kamis (12/3). Proyeksi indeks saham ini menunjukkan bahwa pergerakan IHSG hari ini masih berada dalam tekanan koreksi jangka pendek.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyatakan bahwa analisis teknikal IHSG menunjukkan fase koreksi yang masih berlangsung. Investor perlu mencermati area 7.265 hingga 7.298 sebagai potensi penurunan terdekat. Sementara itu, peluang penguatan berikutnya berada pada kisaran 7.573 hingga 7.701.
Herditya menjelaskan bahwa posisi indeks saat ini berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau dari wave (2) pada label merah. Kondisi tersebut memperkuat proyeksi indeks saham yang masih berada dalam tekanan jangka pendek.
Dalam analisis teknikal IHSG tersebut, ia memperkirakan pergerakan IHSG hari ini akan bergerak di rentang support dan resistance IHSG yang telah dipetakan. Area support berada pada level 7.071 dan 7.226. Sementara itu, area resistance berada pada level 7.577 dan 7.712.
Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, sejumlah saham direkomendasikan oleh Herditya untuk diperhatikan investor. Saham yang masuk dalam daftar tersebut meliputi BMRI, BRPT, PSAB, dan TLKM.
Pandangan serupa juga disampaikan oleh Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Ia menilai IHSG diproyeksi melemah kembali dan berpotensi menguji area 7.105 hingga 7.140 apabila indeks bergerak turun di bawah level 7.305.
Ivan menjelaskan bahwa tekanan jual mulai muncul ketika indeks mendekati area resistensi di sekitar 7.585. Kondisi tersebut menjadi indikator penting dalam analisis teknikal IHSG serta menentukan arah pergerakan IHSG hari ini.
Menurutnya, IHSG diperkirakan akan kembali menguji area support tersebut jika pelemahan berlanjut di bawah level 7.305. Hal ini memperkuat pandangan bahwa IHSG diproyeksi melemah dalam jangka pendek.
Dalam proyeksi indeks saham yang disampaikannya, Ivan memperkirakan support dan resistance IHSG berada pada beberapa level penting. Area support diperkirakan berada pada level 7.305, 7.106, 6.900, dan 6.744. Sementara itu, area resistance diperkirakan berada pada level 7.585, 7.765, 8.098, dan 8.363.
Selain memberikan proyeksi pergerakan IHSG hari ini, Ivan juga merekomendasikan beberapa saham untuk diperhatikan oleh investor. Saham tersebut antara lain AADI, ADRO, ANTM, BUMI, dan EMTK.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah ke level 7.389 pada Rabu (11/3) sore. Penurunan tersebut mencapai 51,51 poin atau sekitar 0,69 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Data RTI Infokom menunjukkan bahwa nilai transaksi investor mencapai Rp14,68 triliun. Jumlah saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 31,58 miliar saham dalam sesi perdagangan tersebut.
Pada penutupan perdagangan kemarin, sebanyak 366 saham mengalami penurunan. Sebanyak 312 saham mencatat penguatan. Sementara itu, 139 saham lainnya berada dalam kondisi stagnan.