Beritagosip.com Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka melemah 2,26 persen pada perdagangan Senin (16/3). Penurunan ini setara 160,99 poin sehingga indeks bergerak turun ke posisi 6.976 pada awal perdagangan.
Data RTI Business pukul 09.20 WIB menunjukkan IHSG dibuka pada level 7.115. Indeks sempat bergerak naik hingga menyentuh posisi 7.120 pada awal sesi. Namun tekanan jual yang besar membuat IHSG anjlok dan bergerak turun sampai menyentuh level terendah 6.917.
Pergerakan negatif tersebut terjadi ketika mayoritas saham berada di zona merah. Sebanyak 85 saham berhasil menguat pada sesi awal. Sebaliknya, 566 saham turun sementara 79 saham bergerak stabil tanpa perubahan harga.
Aktivitas perdagangan saham Indonesia pada awal sesi terlihat cukup aktif. Volume perdagangan mencapai 7,89 miliar saham. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,98 triliun dengan total transaksi mencapai 373.054 kali.
Penurunan indeks juga memengaruhi nilai kapitalisasi pasar. Total kapitalisasi pasar tercatat sekitar Rp12.387,76 triliun pada sesi awal perdagangan saham Indonesia.
Data perdagangan menunjukkan aktivitas jual dari investor asing. Nilai penjualan bersih investor asing tercatat Rp117,48 miliar di seluruh pasar. Di pasar reguler, nilai jual bersih investor asing mencapai Rp221,84 miliar.
Sementara itu, aktivitas berbeda muncul di pasar negosiasi dan tunai. Investor asing mencatat pembelian bersih sebesar Rp104,36 miliar pada dua segmen tersebut.
Dari sisi volume transaksi, investor domestik masih memegang dominasi. Porsi perdagangan domestik mencapai 74,80 persen. Investor asing menyumbang sekitar 25,20 persen dari total volume perdagangan saham Indonesia.
Total pembelian domestik mencapai 21,3 miliar saham. Penjualan domestik tercatat sebesar 21,7 miliar saham pada periode yang sama.
Dilihat dari nilai transaksi, total perdagangan mencapai sekitar Rp14 triliun. Kontribusi investor domestik mencapai 58,90 persen dari nilai transaksi tersebut. Investor asing memberikan kontribusi sekitar 41,10 persen.
Nilai pembelian investor asing tercatat sebesar Rp5,7 triliun. Di sisi lain, nilai penjualan investor asing mencapai Rp5,8 triliun pada sesi perdagangan yang sama.
Jumlah transaksi juga memperlihatkan dominasi investor domestik. Sekitar 78,63 persen transaksi berasal dari investor domestik. Investor asing mencatat kontribusi sebesar 21,37 persen dari total transaksi perdagangan saham Indonesia.
Beberapa saham aktif muncul pada awal sesi perdagangan. Saham perbankan menjadi salah satu yang paling banyak diperdagangkan. Saham perbankan seperti BBCA turun 1,45 persen dan bergerak ke level 6.775.
Saham perbankan lain juga mengalami penurunan. BBRI melemah 0,85 persen sehingga berada pada level 3.480. Selain saham perbankan, saham ANTM tercatat turun 4,99 persen dan berada di posisi 3.620.
Tekanan jual pada sejumlah saham besar ikut mendorong IHSG dibuka melemah pada awal perdagangan. Kondisi tersebut membuat IHSG anjlok setelah sempat bergerak naik pada awal sesi.Beritagosip.com Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka melemah 2,26 persen pada perdagangan Senin (16/3). Penurunan ini setara 160,99 poin sehingga indeks bergerak turun ke posisi 6.976 pada awal perdagangan.
Data RTI Business pukul 09.20 WIB menunjukkan IHSG dibuka pada level 7.115. Indeks sempat bergerak naik hingga menyentuh posisi 7.120 pada awal sesi. Namun tekanan jual yang besar membuat IHSG anjlok dan bergerak turun sampai menyentuh level terendah 6.917.
Pergerakan negatif tersebut terjadi ketika mayoritas saham berada di zona merah. Sebanyak 85 saham berhasil menguat pada sesi awal. Sebaliknya, 566 saham turun sementara 79 saham bergerak stabil tanpa perubahan harga.
Aktivitas perdagangan saham Indonesia pada awal sesi terlihat cukup aktif. Volume perdagangan mencapai 7,89 miliar saham. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,98 triliun dengan total transaksi mencapai 373.054 kali.
Penurunan indeks juga memengaruhi nilai kapitalisasi pasar. Total kapitalisasi pasar tercatat sekitar Rp12.387,76 triliun pada sesi awal perdagangan saham Indonesia.
Data perdagangan menunjukkan aktivitas jual dari investor asing. Nilai penjualan bersih investor asing tercatat Rp117,48 miliar di seluruh pasar. Di pasar reguler, nilai jual bersih investor asing mencapai Rp221,84 miliar.
Sementara itu, aktivitas berbeda muncul di pasar negosiasi dan tunai. Investor asing mencatat pembelian bersih sebesar Rp104,36 miliar pada dua segmen tersebut.
Dari sisi volume transaksi, investor domestik masih memegang dominasi. Porsi perdagangan domestik mencapai 74,80 persen. Investor asing menyumbang sekitar 25,20 persen dari total volume perdagangan saham Indonesia.
Total pembelian domestik mencapai 21,3 miliar saham. Penjualan domestik tercatat sebesar 21,7 miliar saham pada periode yang sama.
Dilihat dari nilai transaksi, total perdagangan mencapai sekitar Rp14 triliun. Kontribusi investor domestik mencapai 58,90 persen dari nilai transaksi tersebut. Investor asing memberikan kontribusi sekitar 41,10 persen.
Nilai pembelian investor asing tercatat sebesar Rp5,7 triliun. Di sisi lain, nilai penjualan investor asing mencapai Rp5,8 triliun pada sesi perdagangan yang sama.
Jumlah transaksi juga memperlihatkan dominasi investor domestik. Sekitar 78,63 persen transaksi berasal dari investor domestik. Investor asing mencatat kontribusi sebesar 21,37 persen dari total transaksi perdagangan saham Indonesia.
Beberapa saham aktif muncul pada awal sesi perdagangan. Saham perbankan menjadi salah satu yang paling banyak diperdagangkan. Saham perbankan seperti BBCA turun 1,45 persen dan bergerak ke level 6.775.
Saham perbankan lain juga mengalami penurunan. BBRI melemah 0,85 persen sehingga berada pada level 3.480. Selain saham perbankan, saham ANTM tercatat turun 4,99 persen dan berada di posisi 3.620.
Tekanan jual pada sejumlah saham besar ikut mendorong IHSG dibuka melemah pada awal perdagangan. Kondisi tersebut membuat IHSG anjlok setelah sempat bergerak naik pada awal sesi.