Beritagosip.com Musim pancaroba Jakarta masih berlangsung dalam beberapa waktu terakhir, ditandai dengan hujan yang tetap turun meski mendekati periode kemarau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa Jakarta diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada dasarian pertama Mei 2026. Dengan demikian, musim pancaroba Jakarta akan berakhir sekitar akhir April hingga awal Mei.
Menurut Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, kondisi saat ini masih belum masuk fase kemarau. Perubahan menuju musim kering diprediksi mulai terjadi secara bertahap pada awal Mei.
Dalam Buku Prediksi Musim Kemarau 2026, BMKG membagi wilayah Jakarta ke dalam beberapa zona musim (ZOM). ZOM BantenDKI 15 diperkirakan memasuki kemarau pada dasarian pertama Mei, sedangkan ZOM BantenDKI 16 menyusul pada dasarian kedua Mei. Kedua wilayah tersebut mengalami percepatan sekitar satu dasarian dibandingkan kondisi normal.
ZOM BantenDKI 15 mencakup sebagian wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Sementara ZOM BantenDKI 16 meliputi area lain di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Sebagian wilayah lain yang termasuk ZOM BantenDKI 14 bahkan telah memasuki musim kemarau lebih awal pada dasarian pertama April. Area ini meliputi Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, serta beberapa bagian Jakarta Barat, Pusat, dan Timur.
Meski demikian, hujan masih sering terjadi selama musim pancaroba Jakarta. BMKG menjelaskan kondisi ini dipengaruhi dinamika atmosfer seperti gelombang Rossby Ekuatorial, Kelvin, Mixed Rossby-Gravity (MRG), serta fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO).
Peralihan dari Monsun Asia ke Monsun Australia juga turut memengaruhi pola angin dan meningkatkan peluang pembentukan awan hujan di berbagai wilayah. Faktor-faktor tersebut menyebabkan cuaca tetap tidak stabil selama masa transisi.
BMKG memperkirakan puncak musim kemarau di Jakarta akan terjadi pada Agustus 2026. Secara nasional, lebih dari 60 persen wilayah Indonesia juga diprediksi mengalami puncak kemarau pada periode yang sama.
Hingga akhir Maret 2026, baru sekitar 7 persen zona musim di Indonesia yang telah memasuki musim kemarau. Wilayah lainnya diperkirakan menyusul secara bertahap mulai April hingga Juni 2026.