Beritagosip.com Standar daycare aman kembali menjadi perhatian setelah maraknya kasus kekerasan terhadap anak di fasilitas pengasuhan. IDAI menegaskan bahwa daycare bukan sekadar tempat menitipkan anak, tetapi bagian penting dari sistem pengasuhan dan perkembangan anak usia dini.
Ketua Unit Kerja Koordinasi Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI, dokter Fitri Hartanto, menilai istilah penitipan anak kurang tepat digunakan. Ia menegaskan bahwa konsep tersebut lebih merujuk pada barang, bukan manusia.
“Jika merujuk pada makna bahasa, penitipan lebih dekat dengan benda. Anak bukan barang,” ujar Fitri dalam pemaparannya pada Senin (29/4).
Menurut IDAI daycare, terdapat beberapa aspek penting yang harus diperhatikan orang tua dalam memilih fasilitas yang sesuai dengan standar daycare aman.
Aspek pertama adalah keamanan fisik. Lingkungan daycare harus dirancang untuk meminimalkan risiko cedera pada anak. Instalasi listrik perlu aman, sudut perabot harus ramah anak, serta area bermain sebaiknya menggunakan lantai empuk. Penggunaan CCTV di seluruh area juga menjadi bagian penting dari transparansi pengawasan.
Selanjutnya adalah kualitas pengasuh dan rasio anak. Pengasuh harus memiliki kompetensi, kesabaran, serta kemampuan komunikasi yang baik. IDAI menetapkan rasio ideal yaitu 1:3 untuk anak di bawah dua tahun, 1:5 untuk usia dua hingga tiga tahun, dan 1:7 untuk usia empat hingga lima tahun. Latar belakang pendidikan PAUD atau psikologi anak menjadi nilai tambah.
Aspek ketiga berkaitan dengan stimulasi dan rutinitas. Daycare yang baik wajib memberikan kegiatan yang mendukung perkembangan anak. Aktivitas harian seperti bermain, belajar, makan, dan tidur siang harus terjadwal dengan jelas. Penggunaan mainan edukatif lebih dianjurkan dibandingkan ketergantungan pada gawai.
Kesehatan dan gizi juga menjadi komponen penting dalam standar daycare aman. Anak harus mendapatkan makanan bergizi seimbang. Anak yang sakit tidak boleh digabung dengan anak sehat dan sebaiknya ditempatkan di ruang terpisah. Pengasuh juga perlu memahami dasar kebersihan serta penanganan kondisi darurat ringan.
Terakhir, aspek legalitas dan administrasi tidak boleh diabaikan. Daycare harus memiliki izin operasional resmi dari dinas terkait. Transparansi biaya, kebijakan layanan, serta akses pengawasan bagi orang tua menjadi indikator penting dalam memilih fasilitas yang terpercaya.
Fitri menegaskan bahwa daycare merupakan bagian dari pendidikan anak usia dini. Oleh karena itu, layanan yang diberikan harus memenuhi kebutuhan dasar anak, termasuk kasih sayang, keamanan, dan stimulasi perkembangan.
Dengan penerapan standar daycare aman, fasilitas pengasuhan diharapkan mampu menjadi lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, bukan sekadar tempat penitipan sementara.