Beritagosip.com — Gubernur negara bagian Sinaloa, Ruben Rocha Moya, memutuskan mundur sementara dari jabatannya setelah didakwa dalam kasus perdagangan narkoba oleh otoritas Amerika Serikat. Keputusan ini diumumkan beberapa hari setelah dakwaan resmi dibuka di pengadilan AS.
Rocha, yang menjabat sejak 2021, dituduh membantu faksi kartel narkoba “Los Chapitos”, kelompok yang dipimpin oleh anak-anak Joaquin El Chapo Guzman. Dakwaan tersebut juga melibatkan sejumlah pejabat tinggi Meksiko lainnya.
Parlemen lokal menyetujui permintaan cuti Rocha dan menunjuk Yeraldine Bonilla Valverde sebagai gubernur sementara untuk menggantikan posisinya.
Jaksa di New York menyebut Rocha diduga menjalin komunikasi dengan kelompok Chapitos sebelum pemilu. Ia disebut menjanjikan dukungan serta berkomitmen menempatkan pejabat yang berpihak pada operasi kartel.
Selain itu, kartel dituduh mencuri kotak suara dan melakukan intimidasi terhadap lawan politik guna memastikan kemenangan Rocha dalam pemilu.
Melalui pesan video, Rocha membantah seluruh tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa pengunduran dirinya bertujuan mendukung proses hukum yang berjalan.
Ia juga menyatakan tidak merasa bersalah dan menyebut rekam jejak hidupnya menjadi bukti atas pernyataannya.
Langkah mundur ini terjadi setelah Kejaksaan Agung Meksiko menyatakan belum menemukan cukup bukti untuk melakukan penahanan sementara terkait permintaan ekstradisi dari AS. Pihak kejaksaan akan meminta tambahan bukti dan melakukan peninjauan lanjutan.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melindungi pihak yang terbukti bersalah. Namun, ia menekankan bahwa proses hukum sepenuhnya berada di tangan otoritas kejaksaan.
Dalam dakwaan tersebut, jaksa AS menuduh Rocha dan pejabat lain membantu penyelundupan fentanyl, kokain, serta narkotika lain ke AS. Mereka juga diduga melindungi pimpinan kartel dari penegakan hukum dan membiarkan kekerasan terkait narkoba terjadi.
Sebagai imbalan, para terdakwa disebut menerima dana dalam jumlah besar.
Kasus ini menjadi perkembangan terbaru dalam konflik panjang antara pemerintah Meksiko dan kartel narkoba. Situasi semakin kompleks setelah kartel Sinaloa terpecah menjadi beberapa faksi besar pasca penangkapan El Chapo.