Beritagosip.com – Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman menyebut dua kasus suspek hantavirus di Indonesia yang sempat terdeteksi telah dinyatakan negatif dan sembuh.
Hantavirus kembali menjadi perhatian publik setelah penyebarannya di kapal pesiar asal Belanda, MV Hondius, yang berlayar di Cape Verde, Afrika, menyebabkan tiga orang meninggal dunia.
“Yang dua suspek, info hari ini sudah negatif dan sembuh,” ujar Aji saat dihubungi pada Jumat (7/5).
Meski begitu, Aji belum mengungkap wilayah penyebaran kedua suspek hantavirus di Indonesia tersebut. Kemenkes juga menegaskan bahwa virus hantavirus bukan kasus baru, termasuk di Indonesia.
Kemenkes mencatat total 23 kasus hantavirus sejak 2024 hingga awal 2026. Dari jumlah tersebut, tiga pasien meninggal dunia.
Kasus hantavirus selama dua tahun terakhir tersebar di sembilan provinsi. DIY dan DKI Jakarta mencatat jumlah terbanyak dengan enam kasus.
Wilayah lain yang melaporkan kasus hantavirus meliputi Sumatera Barat satu kasus, Banten satu kasus, Kalimantan Barat satu kasus, Jawa Barat lima kasus, Jawa Timur satu kasus, NTT satu kasus, dan Sulawesi Utara satu kasus.
Menurut Kemenkes, seluruh kasus terkonfirmasi terinfeksi hantavirus varian Seoul. Berdasarkan data tahunan, jumlah kasus terbanyak muncul pada 2025 dengan 17 kasus. Sementara itu, 2024 mencatat satu kasus dan lima kasus muncul hingga pertengahan 2026.
WHO menjelaskan bahwa virus hantavirus merupakan kelompok virus zoonotik yang secara alami menginfeksi hewan pengerat seperti tikus dan terkadang menular ke manusia.
Infeksi virus hantavirus pada manusia dapat memicu penyakit serius, terutama gangguan pernapasan dan ginjal, tergantung jenis virus yang menyerang.
Hantavirus juga bukan virus yang baru ditemukan. Review penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Viruses pada 2019 menyebut riset hantavirus di Indonesia telah berlangsung sejak 1984.