Beritagosip.com Luke Thomas Mahony resmi ditunjuk menjadi Direktur PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), yakni Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ekspor baru yang diumumkan Prabowo Subianto pada Rabu (20/5).
“Untuk saat ini Luke Thomas,” kata CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (21/5).
Rosan menyebut penunjukan Luke Thomas jadi Kepala DSI berkaitan dengan rekam jejak dan kapasitasnya yang dinilai kompeten. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini proses penguatan internal tim masih berlangsung.
Selain itu, Rosan mengatakan pihaknya akan mendengarkan aspirasi dari berbagai asosiasi terkait, seperti Apindo, asosiasi pengusaha kelapa sawit, hingga Kadin.
“Nanti akan kita tampilkan full-nya tim. Bisa dilihat track record-nya apa, kemampuannya jelas,” ujar Rosan.
Prabowo Bentuk BUMN Ekspor Baru
Presiden RI Prabowo Subianto menetapkan peraturan pemerintah mengenai tata kelola ekspor sumber daya alam strategis. Melalui aturan tersebut, ekspor komoditas strategis wajib dilakukan melalui BUMN khusus ekspor yang ditunjuk pemerintah.
Menurut Prabowo, kebijakan tersebut bertujuan memperkuat pengawasan ekspor sekaligus menekan praktik kurang bayar ekspor, transfer pricing, hingga pelarian devisa hasil ekspor.
“Kebijakan ini akan optimalkan penerimaan pajak dan penerimaan negara atas pengelolaan SDA kita,” ujarnya.
PT DSI menjadi BUMN khusus yang ditunjuk dalam kebijakan tersebut. Pada tahap awal, komoditas yang akan diekspor meliputi kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi atau ferroalloys.
Tahapan Implementasi PT DSI
PT DSI tidak langsung menjadi eksportir tunggal. Pemerintah menyiapkan dua tahapan implementasi dalam proses pengalihan ekspor.
Tahap pertama merupakan masa transisi pengalihan ekspor yang dimulai pada 1 Juni hingga 31 Agustus 2026. Setelah itu, implementasi penuh akan berlangsung mulai 1 September 2026.