Beritagosip.com – Dunia politik Amerika Serikat berduka dengan meninggalnya Senator Lindsey Graham, tokoh berpengaruh dari Partai Republik dan salah satu pendukung setia Presiden Donald Trump. Graham meninggal pada usia 71 tahun setelah mengalami sakit yang datang tiba-tiba dan berlangsung singkat.
Kabar dukacita tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi dari kantor Graham yang diposting di platform media sosial X pada Minggu (12/7) waktu pagi Amerika. Kantor senator juga memohon kepada publik untuk menghormati privasi keluarga di tengah masa berkabung mereka yang sangat berat.
Graham merupakan tokoh senior Partai Republik yang telah memiliki pengaruh signifikan dalam tubuh Senat Amerika Serikat. Perjalanan karier politiknya dimulai pada 1994 ketika ia duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat mewakili distrik ketiga Carolina Selatan.
Komitmen Graham terhadap tugas legislatif terus berlanjut ketika ia berhasil terpilih sebagai anggota Senat AS pada 2002. Kepercayaan konstituen terhadap Graham dapat dilihat dari keberhasilannya memenangkan pemilihan ulang pada 2008, 2014, dan 2020.
Selama masa jabatannya di Senat, Graham memimpin Senate Budget Committee dan menjadi anggota dalam berbagai komite penting termasuk Senate Committee on Appropriations, Senate Judiciary Committee, dan Senate Committee on Environment and Public Works.
Di bidang kebijakan luar negeri, Graham dikenal sebagai advokat yang konsisten untuk pendekatan militer dalam diplomasi internasional. Graham menjadi pendukung kuat terhadap invasi AS ke Irak pada 2003 dan secara aktif mendorong penggunaan kekuatan militer dalam berbagai situasi global.
Graham juga dikenali sebagai pendukung komitmen tidak tergoyahkan terhadap keamanan Israel. Saat melihat Trump mempromosikan kebijakan yang lebih agresif terhadap Iran, Graham memberikan dukungan penuh atas inisiatif tersebut.
Awalnya, Graham merupakan pengkritik Trump pada masa kampanye 2016. Namun, ketika Trump memenangkan pemilihan, Graham mengalami perubahan sikap yang dramatis dan menjadi salah satu sekutu paling setia Trump di Kongres.
Pada 2016, Graham mencoba mencalonkan diri sebagai calon Partai Republik untuk presiden, namun mengundurkan diri sebelum babak pemilihan pendahuluan dimulai.
Trump sendiri mengungkapkan duka mendalam melalui platform Truth Social, mendeskripsikan Graham sebagai salah satu senator dan tokoh terbaik yang pernah dikenalnya. Trump menyebut Graham sebagai patriot Amerika sejati yang selalu bekerja keras untuk kepentingan bangsa.
Kementerian Pertahanan Israel juga turut menyampaikan kesedihan atas meninggalnya Graham dan memuji kontribusinya dalam mendukung negara Israel di masa-masa tersulit.