Beritagosip.com – Uni Emirat Arab (UEA) telah mengeluarkan kecaman keras terhadap serangan yang dilakukan terhadap dua kapal tanker yang berafiliasi dengan Abu Dhabi National Oil Co (ADNOC) pada Rabu tanggal (13/8).
“Uni Emirat Arab mengutuk dengan sangat kuat dan mengecam serangan yang bersifat permusuhan dari Iran yang menargetkan dua kapal berafiliasi dengan ADNOC saat sedang transit melalui Selat Hormuz,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri UEA pada Kamis, sesuai dengan pengutipan dari Agence France-Presse.
Mereka juga menyebut bahwa tindakan yang dilakukan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) tersebut merupakan bentuk dari aksi pembajakan maritim.
UEA kemudian mengingatkan Iran untuk menghentikan serangan dan memastikan dedikasi penuh untuk menghentikan seluruh aksi permusuhan.
Kemlu juga menuntut dilakukannya pembukaan kembali Selat Hormuz secara total dan tanpa kondisi apapun demi memelihara keamanan kawasan, dan untuk mempertahankan stabilitas finansial serta perdagangan dunia.
Sebelumnya, dua kapal tanker dilaporkan mengalami serangan udara pada saat transit melalui Selat Hormuz pada hari Kamis.
Menurut perusahaan layanan keamanan maritim Vanguard Tach, kapal-kapal tanker yang terkena serangan adalah kapal tanker pengangkut hasil minyak berbendera Singapura Nvig8 Messi milik Navig8 yang mayoritas modalnya berasal dari ADNOC L&S serta kapal tanker tipe Aframax berbendera Liberia yang juga milik ADNOC.
Kedua kapal tersebut menonaktifkan sistem pelacakan posisi saat serangan terjadi. Akibat dari serangan berat tersebut, kapal mengalami kerusakan yang ringan saja dan seluruh awak kapal dilaporkan dalam kondisi selamat.
Serangan yang baru saja terjadi ini menambah total kapal milik ADNOC yang menjadi target drone ataupun rudal sejak permulaan pertentangan Amerika Serikat-Iran menjadi 17 unit. Tiga kali serangan pada pekan awal bulan Agustus mengakibatkan satu personel kapal meninggal dunia dan dua puluh orang mengalami luka-luka.