Beritagosip.com – Presiden RI Prabowo Subianto dan rombongan terbatas tiba di Jakarta, Indonesia, pada Rabu (3/9/2025) malam usai melakukan kunjungan singkat ke China.
Dikutip dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, pesawat yang membawa Prabowo mendarat sekitar pukul 21.00 WIB di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Kedatangan Kepala Negara disambut langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang berdiri di bawah tangga pesawat untuk menyambut Presiden turun.
Mobil Maung Prabowo sudah disiagakan di dekat tangga pesawat. Saat pesawat mendarat sempurna, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya lebih dahulu keluar dari pintu pesawat.
Beberapa saat kemudian, Prabowo keluar dengan memakai baju safari coklat, celana hitam, dan peci hitam.
Prabowo menuruni tangga pesawat yang ditutupi karpet biru dan langsung disambut Prasetyo yang memberikan sikap hormat.
Ketua Umum Partai Gerindra itu menyalami Prasetyo dan berbincang singkat sembari berjalan ke arah mobil untuk meninggalkan Lanud Halim Perdanakusuma.
Agenda Prabowo di China berlangsung singkat. Presiden terbang ke China pada Selasa (2/9/2025) malam untuk menghadiri parade militer peringatan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat China di Beijing.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan kunjungan tersebut hanya digelar satu hari.
“Jadi, dalam waktu kurang dari satu hari meninggalkan Indonesia, Presiden sudah berada di Jakarta kembali, malam ini,” ujar Teddy dalam keterangan, Rabu (3/9/2025).
Selain parade militer, Prabowo bertemu Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan bilateral. Pertemuan ini membahas dan memperkuat hubungan kedua negara.
Di sela kunjungan, Prabowo juga melakukan pertemuan khusus dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat kerja sama strategis antara Indonesia dan Rusia.
Dalam suasana hangat, kedua pemimpin negara menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor, khususnya bidang ekonomi dan investasi.
“Selain menghadiri acara tersebut, Presiden Prabowo juga mengadakan pertemuan khusus dengan Presiden Xi Jinping dan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin, masing-masing untuk menindaklanjuti dan memastikan jalannya berbagai investasi ekonomi yang sudah terjalin,” ungkap Teddy.