Beritagosip.com Seorang anggota kepolisian berpangkat Bripda berinisial DP (19) ditemukan meninggal dunia di asrama Samapta Polda Sulawesi Selatan. Korban diduga mengalami tindak kekerasan yang melibatkan seniornya.
Ayah korban, Aipda Muhammad Jabir, menyebut DP merupakan lulusan pendidikan Bintara tahun 2025. Setelah lulus, korban langsung mendapat penugasan di Direktorat Samapta Polda Sulsel.
Jabir mengungkapkan korban sempat berkomunikasi dengan ibunya pada subuh hari sebelum kejadian. Kondisi korban disebut masih dalam keadaan baik saat terakhir berkomunikasi.
Pihak keluarga kemudian menerima informasi bahwa DP menjalani perawatan medis di RSUD Daya. Namun, penyebab pasti meninggalnya korban belum diketahui.
Jabir menyatakan keluarga masih berupaya mencari kejelasan terkait kematian anaknya. Ia mengaku menerima informasi adanya darah yang keluar dari mulut korban.
Sementara itu, Bidang Profesi dan Pengamanan atau Propam Polda Sulawesi Selatan masih melakukan pemeriksaan internal. Enam anggota polisi dilaporkan telah dimintai keterangan.
Kepala Bidang Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulhan Efendy, menyebut jumlah anggota yang diperiksa masih berpotensi bertambah. Proses penyelidikan disebut masih berlangsung.
Zulhan menjelaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kejadian tersebut. Pemeriksaan dilakukan termasuk dengan pengolahan tempat kejadian perkara di asrama tempat korban tinggal.
Ia juga menyampaikan kronologi kejadian masih dalam pendalaman. Korban diketahui sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Pada pagi hari, korban dirujuk dari RSUD Daya ke RS Bhayangkara Makassar. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.
Hingga kini, kepolisian masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.