Beritagosip.com Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban banjir di kawasan Campuhan, Dewi Sri, Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Selasa siang, 24 Februari. Di lokasi kejadian, ketinggian air terpantau mencapai dada orang dewasa.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengerahkan 11 personel dengan membawa satu unit perahu karet. Setelah tiba di lokasi, tim segera berkoordinasi dengan warga setempat yang meminta bantuan evakuasi. Salah satu korban mengalami cedera pada bagian kaki akibat terkena gerinda dan memerlukan penanganan segera.
Koordinator SAR di lapangan, Komang Sudiarsa, menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan di tengah kondisi banjir yang cukup ekstrem. Hingga sore hari, proses penyelamatan masih berlangsung dengan intensitas hujan yang tinggi.
Menjelang sore, tim dari Ditsamapta Polda Bali bergabung setelah menyelesaikan evakuasi di wilayah Sanur, Kota Denpasar, serta sebagian kawasan Dewi Sri yang turut terdampak banjir. Dukungan tambahan juga datang dari Brimob Polda Bali dan Balawista.
Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan mengoperasikan tiga unit perahu karet dan tiga unit kano. Sarana ini digunakan karena kendaraan operasional tidak dapat menembus genangan banjir. Penurunan perahu dilakukan dari jarak yang cukup jauh menuju titik korban.
Sudiarsa menyampaikan bahwa selama operasi SAR berlangsung, hujan terus turun disertai angin kencang. Kondisi tersebut menyulitkan proses evakuasi dan memperlambat mobilisasi personel ke lokasi terdampak.
Memasuki sore hari, debit air mulai berangsur turun. Sejumlah warga dilaporkan sudah dapat melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman. Tim SAR gabungan tetap bersiaga di titik kumpul untuk mengantisipasi permintaan bantuan lanjutan.
Hingga pukul 17.50 WITA, tidak ada lagi laporan permintaan evakuasi dari warga. Tim kemudian menyimpulkan bahwa proses penyelamatan sementara dapat dihentikan karena kondisi banjir mulai terkendali.
Setelah operasi dihentikan, seluruh unsur SAR melaksanakan debriefing untuk evaluasi. Tim kemudian kembali ke kesatuan masing-masing dengan tetap menjaga kesiapsiagaan apabila terjadi kondisi darurat lanjutan.
Sudiarsa menegaskan bahwa sejak siang hingga sore hari, total korban banjir yang berhasil dievakuasi di sekitar kawasan Dewi Sri, Legian, berjumlah 12 orang.
Operasi evakuasi ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, termasuk Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ditsamapta Polda Bali, dan Brimob Polda Bali. Selain itu, Balawista, Babinpotmar TNI AL, Potensi SAR Bima Sakti Rescue, serta masyarakat setempat turut berperan dalam upaya penyelamatan.