Beritagosip.com Perampokan SPBU Bekasi terjadi di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa 10 Maret sekitar pukul 03.00 WIB. Dalam aksi tersebut, para pelaku berhasil membawa kabur brankas Rp130 juta dari lokasi kejadian.
Aksi perampokan Bekasi ini dilakukan oleh sejumlah pelaku yang diperkirakan berjumlah empat orang. Mereka masuk ke area SPBU melalui bagian belakang bangunan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa perampok SPBU Babelan merusak pintu sebelum memasuki lokasi. Setelah itu, mereka mengancam korban dan para saksi menggunakan senjata.
“Pelaku diperkirakan berjumlah empat orang, masuk dari bagian belakang, merusak pintu, mengancam korban dan para saksi dengan senjata, kemudian membawa kabur isi brankas,” kata Budi kepada wartawan pada Kamis 12 Maret.
Menurutnya, penyelidikan terhadap perampokan SPBU Bekasi masih berlangsung. Proses penanganan perkara dilakukan oleh Polres Metro Bekasi bersama Polsek Babelan.
Polisi saat ini juga melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terlibat dalam aksi perampokan dini hari SPBU tersebut.
Secara terpisah, Kapolsek Babelan Kompol Wito menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika SPBU tidak sedang beroperasi. Lokasi itu telah tutup saat para pelaku datang.
Dalam aksi perampokan Bekasi itu, para pelaku diketahui menyekap lima karyawan SPBU yang sedang tidur di lokasi. Para korban kemudian ditahan agar tidak dapat melihat wajah para pelaku.
“Ditutupi kain apanya itu ya, biar enggak kelihatan matanya ya, sambil ditungguin ada yang ngiket, udah gitu,” ujar Wito.
Ia menambahkan bahwa para pelaku juga membawa senjata tajam saat menjalankan aksinya. Jenis senjata tersebut masih belum dapat dipastikan secara detail.
“Bawa golok apa ya, bawa apalah, belum tahu ya, pisau atau apa, ada luka dikit di tangannya,” kata Wito mengenai kondisi salah satu korban.
Setelah menguasai situasi di lokasi, perampok SPBU Babelan kemudian mengambil sebuah brankas dari dalam bangunan. Brankas Rp130 juta itu langsung dibawa kabur oleh para pelaku.
Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan jumlah uang yang ada di dalam brankas tersebut.
“Ya yang berhasil dicuri brankas ya, isi uang, tapi jumlahnya berapalah, belum tahu juga, belum diaudit nih,” ujar Wito.
Meski demikian, dari keterangan awal yang diperoleh penyidik, nilai uang di dalam brankas tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp130 juta.
“Kalau dari keterangan ya kurang lebih 130-an juta lah,” pungkasnya.