Beritagosip.com Krisis energi India memicu gelombang kepanikan di tengah masyarakat. Warga serbu SPBU secara massal untuk memborong BBM setelah kekhawatiran kelangkaan bahan bakar meningkat akibat konflik Timur Tengah.
Antrean panjang terlihat di berbagai kota besar seperti Gujarat, Maharashtra, Tamil Nadu, dan Telangana. Lonjakan ini mencerminkan tingginya kekhawatiran publik terhadap krisis energi India yang semakin terasa dampaknya.
Pemerintah telah mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Otoritas juga menegaskan bahwa pasokan energi masih berada dalam kondisi aman. Namun, peringatan tersebut belum mampu meredam aksi warga serbu SPBU yang terus terjadi.
Ketergantungan India terhadap jalur distribusi energi menjadi faktor utama. Sebagian besar pasokan minyak dikirim melalui Selat Hormuz. Gangguan di jalur tersebut akibat konflik Timur Tengah memperburuk situasi krisis energi India.
Sejumlah perusahaan mulai menyesuaikan operasional. Kebijakan kerja dari rumah diterapkan untuk menghemat energi. Layanan kantin juga dikurangi karena keterbatasan pasokan. Upaya ini dilakukan untuk menekan dampak krisis energi India.
Selain BBM, harga LPG India mengalami lonjakan tajam di pasar gelap, khususnya di New Delhi. Kenaikan ini membuat masyarakat berpenghasilan rendah kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Kondisi ini memperparah tekanan ekonomi akibat konflik Timur Tengah.
Seorang pekerja rumah tangga bernama Sheela Kumari mengungkapkan kesulitan yang dihadapi. Ia menyebut harga LPG kini naik lebih dari dua kali lipat dibanding sebelumnya. Situasi ini membuatnya tidak lagi mampu membeli bahan bakar tersebut.
Harga tabung gas kini hampir setara dengan penghasilan bulanan yang diperolehnya. Keadaan ini memaksa banyak warga beralih ke bahan bakar tradisional. Penggunaan kayu dan batu bara kembali meningkat di tengah krisis energi India.
India dikenal sebagai pembeli LPG terbesar kedua di dunia. Sebagian besar pasokan berasal dari kawasan Timur Tengah. Ketika Selat Hormuz terganggu, distribusi energi langsung terdampak signifikan.
Pemerintah pusat melalui Perdana Menteri Narendra Modi meminta penindakan tegas terhadap pasar gelap. Ia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan. Langkah ini diharapkan dapat meredam dampak krisis energi India yang terus berkembang.