Beritagosip.com Pep Guardiola membahas lawan, hasil akhir, dan sisa pertandingan setelah Man City gagal pepet Arsenal. Hasil imbang melawan Everton membuat jarak tidak terpangkas.
Pelatih asal Spanyol itu menilai Jeremy Doku dan rekan setim bermain baik. Namun, kelengahan pada babak kedua membuat tim tertinggal. Keunggulan pada babak pertama tidak bertahan hingga akhir.
“Performa sangat bagus. Kami bermain luar biasa pada babak pertama. Itu tidak mudah karena kondisi fisik mereka,” ucap mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut.
“Pada babak kedua mereka berubah. Kami gagal mengontrol dan memberi gol mudah. Setelah itu mereka bangkit dan bermain sangat agresif. Secara umum performa kami tetap sangat bagus,” jelasnya dikutip dari SkySports.
Kata Guardiola sesudah Man City gagal pepet Arsenal juga menyoroti kekuatan Everton. Tim lawan tampil solid dan kompak saat bertahan sepanjang laga.
“Ini tidak mudah. Mereka bertahan dengan 10 pemain dan punya transisi cepat melalui Beto dan Dewsbury-Hall. Bermain tandang di Everton selalu sulit. Saya memuji ketenangan dan agresivitas mereka,” tutur Guardiola.
Terkait klasemen, Man City gagal pepet Arsenal dan tertinggal lima poin. Guardiola tetap melihat situasi secara realistis dan positif.
“Kami mendapat satu poin dan akan terus berjuang sampai akhir. Ini lebih baik daripada kalah. Kami selalu bermain untuk menang. Ini menunjukkan karakter tim. Kami sudah mencoba. Sekarang situasinya bukan di tangan kami,” ujarnya.
“Kami harus fokus pada empat pertandingan tersisa di Premier League. Situasinya akan mirip seperti saat melawan Brentford. Kita lihat hasil akhirnya nanti,” lanjut Guardiola.
Man City kini mengoleksi 71 poin dengan empat laga tersisa. Arsenal berada di 76 poin dan hanya memiliki tiga pertandingan lagi.