Beritagosip.com Alasan Prabowo bentuk BUMN PT Danantara Sumber Daya Indonesia akhirnya diungkap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pemerintah membentuk badan ekspor baru tersebut setelah menemukan praktik manipulasi nilai ekspor oleh sejumlah eksportir.
Menurut Purbaya, Presiden Prabowo Subianto mengambil keputusan tersebut usai menerima laporan mengenai praktik under-invoicing dalam kegiatan ekspor. Praktik itu dilakukan dengan menurunkan nilai barang yang dikirim ke luar negeri dibanding harga sebenarnya.
Kasus tersebut ditemukan pada sejumlah komoditas strategis seperti batu bara dan crude palm oil atau CPO. Selain nilai barang, beberapa eksportir juga disebut menurunkan volume ekspor sehingga sebagian produk diduga tidak tercatat secara penuh.
Purbaya menjelaskan praktik tersebut merugikan negara karena penerimaan pajak ekspor dan pajak penghasilan menjadi jauh lebih kecil. Selain itu, devisa hasil ekspor juga lebih banyak tersimpan di luar negeri.
Ia mengaku sempat diminta langsung oleh Prabowo untuk mempelajari pola perdagangan tersebut. Setelah melakukan pemeriksaan terhadap 10 perusahaan CPO terbesar di Indonesia secara acak, Purbaya menemukan pola ekspor yang dinilai tidak wajar.
Menurut hasil pemeriksaan itu, banyak perusahaan mengirim barang melalui perusahaan perantara di Singapura sebelum diteruskan ke Amerika Serikat. Selisih harga yang muncul dari jalur perdagangan tersebut disebut sangat besar.
Purbaya menyebut harga ekspor dari Indonesia ke Singapura hanya sekitar setengah dari harga penjualan dari Singapura ke Amerika Serikat. Kondisi itu membuat negara kehilangan potensi penerimaan pajak dalam jumlah besar.
Sebagai Menteri Keuangan, Purbaya menilai negara mengalami kerugian besar akibat praktik tersebut. Pajak ekspor dan pajak pendapatan yang diterima pemerintah menjadi jauh lebih rendah dibanding nilai perdagangan sebenarnya.
Awalnya, Purbaya mengusulkan pengawasan lebih ketat melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Namun, Presiden Prabowo memilih solusi yang lebih menyeluruh dengan membentuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia atau DSI.
Alasan Prabowo bentuk BUMN PT Danantara Sumber Daya Indonesia juga berkaitan dengan upaya menata seluruh sistem ekspor nasional. Nantinya, seluruh kegiatan ekspor direncanakan hanya dapat dilakukan melalui DSI sebagai lembaga pengekspor resmi.
Pemerintah meyakini langkah tersebut dapat menekan praktik under-invoicing dan penyelundupan ekspor. Selain itu, penerimaan negara dari pajak ekspor dan pajak penghasilan diperkirakan bisa meningkat hingga dua kali lipat.
Keuntungan dari sistem baru tersebut juga akan digunakan untuk mendukung berbagai program pemerintah. Dana tambahan itu direncanakan membantu sektor pendidikan serta pembangunan daerah di berbagai wilayah Indonesia.