Beritagosip.com – Zona pelayaran internasional kembali mengalami insiden tragis yang menewaskan sejumlah personel kapal. Serangan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata Houthi dari Yaman mengakibatkan kematian tiga orang dari awak kapal komersial di perairan Selat Bab Al Mandab pada Selasa pagi, 11 Agustus 2026.
Al Jumhuriya TV, stasiun televisi terkemuka di kawasan, melaporkan bahwa korban terdiri dari dua warganegara Pakistan dan seorang warga negara Indonesia. Identitas spesifik korban serta data tentang kapal yang diserang belum diungkapkan oleh sumber berita lokal.
Selat Bab Al Mandab, yang terletak di geografis strategis di ujung semenanjung Arab, merupakan jalur akses penting menuju Laut Merah dan secara geografis berlawanan dengan Selat Hormuz. Kedua jalur air ini memiliki signifikansi geopolitik yang sangat tinggi untuk perdagangan maritim internasional.
Insiden ini terjadi di tengah situasi geopolitik yang sangat tegang di kawasan. Ketegangan di Selat Hormuz terus berlanjut akibat pertentangan antara Amerika Serikat dan Iran, sementara Houthi dan Arab Saudi juga terus saling melancarkan serangan dalam konflik mereka sendiri.
Kelompok perlawanan Houthi memiliki rekam jejak panjang dalam melakukan serangan terhadap armada perdagangan internasional yang berlayar di Laut Merah. Manuver agresif mereka telah menjadi ancaman berkelanjutan bagi keselamatan pelayaran komersial di kawasan tersebut.
Hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh kelompok Houthi terkait insiden penembakan kapal tersebut. Proses verifikasi masih terus dilakukan oleh pihak-pihak yang berwenang.
Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Lembaga Hukum Indonesia di bawah Kementerian Luar Negeri, yang dipimpin oleh Heni Hamidah, telah diminta untuk memberikan penjelasan resmi mengenai kasus ini. Namun, hingga berita ini dipublikasikan, konfirmasi resmi belum diterima dari pihak diplomatik nasional.