Beritagosip.com Constant Velocity Joint atau CV joint merupakan komponen penting pada sistem penggerak roda mobil. Komponen ini bertugas menyalurkan tenaga mesin ke roda dengan sudut kerja fleksibel.
Jika CV joint mobil lepas, tenaga penggerak dapat hilang secara tiba-tiba. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan serius saat kendaraan dioperasikan.
Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten, menyebut baut pengikat as roda kendur sebagai penyebab utama. Pemasangan yang tidak sesuai standar torsi sering menjadi pemicunya.
Tidak adanya pengunci tambahan juga dapat membuat CV joint mobil terlepas dari rumahnya. Kondisi ini kerap luput dari pemeriksaan rutin.
Keausan CV joint turut berperan besar dalam kegagalan komponen. Bola dan rumah joint yang aus tidak lagi mampu menahan gaya puntir saat mobil berjalan.
Keausan biasanya diawali dari karet boot CV joint yang sobek. Masalah ini sering diabaikan, padahal dampaknya sangat serius.
Boot yang rusak membuat gemuk keluar dan kotoran masuk ke dalam sambungan. Proses ini mempercepat kerusakan as roda secara signifikan.
Kondisi jalan buruk juga memperberat kerja CV joint. Benturan berulang dari lubang dan polisi tidur melemahkan sambungan as roda.
Sudut kerja CV joint yang ekstrem turut memicu masalah. Kondisi ini umum terjadi pada mobil dengan suspensi terlalu ceper atau terlalu tinggi.
Perubahan sudut as roda di luar batas pabrikan mengganggu fleksibilitas CV joint. Akibatnya, tekanan pada sambungan meningkat.
Kesalahan pemasangan setelah servis juga sering ditemukan. CV joint bisa tidak terkunci sempurna meski terlihat terpasang dengan benar.
Penggunaan suku cadang berkualitas rendah meningkatkan risiko CV joint mobil lepas. Material lemah tidak mampu menahan beban puntir jangka panjang.
Sebelum terlepas, biasanya muncul bunyi ketukan saat belok, getaran saat akselerasi, dan gemuk tercecer di pelek. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah kerusakan fatal.