Beritagosip.com Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan anggaran Rp55 triliun untuk pembayaran THR ASN pada 2026.
Anggaran ini mencakup PNS, PPPK, prajurit TNI, serta anggota Polri.
Purbaya menyampaikan rencana tersebut dalam forum Indonesian Economic Outlook di Jakarta.
Paparan itu disampaikan dalam acara yang digelar di Wisma Danantara.
Ia menargetkan THR PNS cair awal puasa pada Ramadan tahun ini.
Namun, tanggal pencairan belum disebutkan secara rinci.
Purbaya berharap penyaluran THR PNS cair awal puasa dapat membantu kebutuhan aparatur negara.
Pemerintah ingin memastikan kesiapan anggaran sebelum Ramadan dimulai.
Anggaran THR Rp55 triliun masuk dalam proyeksi belanja negara kuartal I 2026.
Total belanja pada periode tersebut mencapai Rp809 triliun.
Nilai anggaran ini lebih tinggi dibanding alokasi THR tahun sebelumnya.
Pada 2025, pemerintah menyiapkan dana THR sebesar Rp49,9 triliun.
Pada tahun lalu, sekitar 9,4 juta aparatur negara menerima THR.
Jumlah tersebut mencakup ASN, PPPK, hakim, TNI, Polri, dan pensiunan.
Kebijakan THR ASN 2026 merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025.
Aturan ini ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.
Presiden menegaskan THR dan gaji ke-13 diberikan kepada aparatur pusat dan daerah.
Kebijakan tersebut juga mencakup para pensiunan negara.
Komponen THR meliputi gaji pokok dan tunjangan melekat.
ASN pusat, TNI-Polri, dan hakim menerima tunjangan kinerja penuh.
ASN daerah memperoleh THR dengan skema serupa sesuai kemampuan fiskal daerah.
Sementara itu, pensiunan menerima THR sebesar uang pensiun bulanan.