Beritagosip.com Realisasi penyaluran Kredit Program Perumahan atau KUR Perumahan 2026 mencatat angka signifikan. Nilainya menembus Rp3,54 triliun per Januari 2026.
Data tersebut disampaikan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Hampir separuh dari total penyaluran berasal dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, menjelaskan kontribusi BRI mencapai 49 persen. Nilai tersebut setara Rp1,78 triliun dari total KUR Perumahan nasional.
BRI disebut berperan sebagai mitra strategis pemerintah. Peran ini sejalan dengan target Program 3 Juta Rumah untuk memperkuat sektor perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.
Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia, Hery Gunardi, mengungkapkan perseroan menargetkan penyaluran KUR Perumahan sebesar Rp8 triliun sepanjang 2026.
Target tersebut ditopang basis nasabah yang luas serta jaringan layanan BRI yang menjangkau hingga pelosok. Strategi ini dinilai mendukung penyaluran KPR subsidi secara lebih merata, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Kontribusi BRI juga mendapat apresiasi dari Menteri PKP Maruarar Sirait. Ia menilai dukungan pembiayaan tersebut berdampak langsung pada peningkatan akses rumah subsidi.
Kementerian PKP mencatat tren peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2024, BRI membiayai sekitar 16 ribu unit rumah subsidi. Jumlah tersebut naik menjadi 32 ribu unit pada 2025.
Untuk 2026, BRI menargetkan pembiayaan hingga 60 ribu unit rumah subsidi. Target ini dinilai akan memperluas akses kepemilikan rumah bagi puluhan ribu masyarakat Indonesia.