Beritagosip.com Negosiasi Iran AS tegang terjadi dalam perundingan damai Iran AS yang berlangsung di Islamabad. Situasi memanas ketika Iran AS hampir baku hantam akibat konflik Selat Hormuz dan program nuklir Iran.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan utusan Amerika Serikat Steve Witkoff dilaporkan hampir terlibat perkelahian fisik. Insiden ini terjadi saat perundingan damai Iran AS mencapai puncak ketegangan.
Perundingan yang dimediasi oleh Pakistan tersebut berakhir tanpa kesepakatan. Negosiasi Iran AS tegang ini berlangsung hingga Minggu dan tidak menghasilkan mufakat.
Momen tersebut diungkap oleh jurnalis Turki Cetiner Cetin melalui unggahannya di platform X. Ia menyebut suasana ruang negosiasi sangat intens sebelum hampir terjadi bentrokan fisik.
Menurut laporan tersebut, perdebatan terkait Selat Hormuz konflik menjadi pemicu utama. Ketegangan meningkat hingga kedua pihak hampir baku hantam di dalam ruangan.
Dalam pernyataannya, Cetin menyebut situasi memanas akibat perbedaan pandangan yang tajam. Ia juga menyinggung peringatan keras yang disampaikan dalam diskusi tersebut.
Selain dengan Witkoff, Araghchi juga dilaporkan terlibat ketegangan dengan Wakil Presiden AS JD Vance. Interaksi tersebut menunjukkan bahwa negosiasi Iran AS tegang terjadi di berbagai lini pembicaraan.
Pembicaraan damai Iran AS berlangsung selama 21 jam sejak Sabtu. Namun, perundingan damai Iran AS gagal mencapai kesepakatan hingga berakhir pada Minggu pagi.
Negosiasi ini menjadi pertemuan tatap muka pertama sejak Revolusi Islam Iran 1979. Pertemuan tersebut membuka kembali perbedaan mendalam antara kedua negara.
Isu utama yang menjadi penghambat adalah program nuklir Iran dan Selat Hormuz konflik. Kedua topik ini terus memicu perdebatan sepanjang perundingan damai Iran AS.
Perbedaan pandangan terkait program nuklir Iran tidak menemukan titik temu. Selain itu, pengelolaan Selat Hormuz juga menjadi sumber konflik yang belum terselesaikan.
Negosiasi Iran AS tegang ini akhirnya berakhir tanpa kesepakatan. Kondisi tersebut memperpanjang ketidakpastian terkait gencatan senjata yang telah berlangsung sebelumnya.
Situasi ini menunjukkan bahwa perundingan damai Iran AS masih menghadapi tantangan besar. Konflik Selat Hormuz dan program nuklir Iran tetap menjadi isu utama yang sulit diselesaikan.